Bukit Paralayang Watu Gupit, Spot Keren Menikmati Sunset di Yogyakarta


Hallo para penikmat senja, sudah kemana aja nih berburu senjanya? haha pasti udah kemana-mana yah. Sobat jalan-jalan, kali ini abang mau kasih tau salah satu tempat yang lagi di "gandrungi" banget kalo lagi main ke Yogyakarta, yaps namanya adalah Bukit Paralayang Watu Gupit di Parangtritis, Yogyakarta.

Setelah sebelumnya abang sempet ceritain tentang Candi Ijo yang merupakan salah satu Situs Budaya yang cocok juga sebagai tempat menikmati senja, kali ini abang tambah satu lagi yang referensi buat kalian yang mau menikmati senja di Yogakarta.


Berbeda dengan senja di Kawasan Candi Ijo yang memiliki landscape pemandangan perbukitan dan perkotaan, di Bukit Paralayang Watu Gupit ini, sobat jalan-jalan bisa menikmati dua landscape sekaliagus, yaitu perbukitan dan pemndangan pantai yang epic banget. Nggak percaya? Nih abang kasih tau yaah ...

Rute dan Lokasi

Seorang wisatawan mancanegara sedang menikmati indahnya sunset~

Kalau Pantai Parangtritisnya berlokasi di Kabupaten Bantul, tapi kalau Bukit Paralayang Watu Gupit sudah masuk Kabupaten Gunung Kidul sobat jalan-jalan. Jadi emang lokasinya ada diperbatasan antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunung Kidul.

Sobat jalan-jalan hanya tinggal pasang maps ke Pantai Parangtritis, selanjutnya kalau sudah sampai kalian lanjutkan ke arah Bukit Parang Endog atau ikuti rutenya ke arah Queen of the South Resort, karena lokasinya nggak terlalu jauh dari Queen of the South Resort.
Jika kalian dari Kota Yogyakarta diperlukan waktu sekitar 50 menit sampai 1 jam perjalanan menuju Bukit Paralayang Watu Gupit. Belum ada transportasi yang menuju ke sini yah, jadi saran abang kalian bisa membawa kendaran sendiri atau bisa menyewanya yah. Saran sih naik motor aja biar nggak kena macet dan parkir di pinggir jalan. Karena kemaren abang sempet liat banyak mobil yang diparkir dipinggir jalan, mungkin karena tempat parkirnya yang nggak cukup kali yah hehe.

Ohiya, jika kalian mengunkana motor pun harus di cek dulu yah karena ada beberapa track yang turun naik dan agak cukup terjal, pastikan bahwa rem pada kendaraan kalian dalam keadaan baik-baik aja yah. Jangan lupa helm selalu digunakan yah sobat jalan-jalan. Tenang, kalau sobat jalan-jalan masih bingung rutenya, dibawah ini alamat lengkapnya dan abang sisipin juga Google Maps-nya yah biar kalian nggak kebingungan : 



Bukit Paralayang Watu Gupit ini beralamat di Area Hutan, Giricahyo, Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55872.


Harga Tiket Masuk (HTM) Bukit Paralayang Watu Gupit


Ada kursi-kursi untuk menikmati makanan dan minuman sambil ditemani pemandangan yang indah

Untuk sampai ke Bukit Paralayang Watu Gupit, sobat jalan-jalan musti masuk lewat pintu utama masuk ke Kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok dengan membayar tarif Rp. 9.750,- (harga sesuai yang tertera di karcis)/orang dan Rp. 250,- untuk asuransi. Jadi totalnya adalah Rp. 10.000/orang.  

Selanjutnya, sobat jalan-jalan pun akan dikenakan biaya untuk masuk ke Bukit Paralayang Watu Gupit-nya Rp. 9000,-/ dua orang ditambah biaya asuransi Rp. 1000,-/ dua orang (sesuai tarif yang tertera di karcis), jadi intinya Rp. 5000,-/orang. Itu belum termasuk biaya parkir yah, untuk parkir motor akan dikenakan biaya Rp. 2000,- dan untuk mobil akan dikenalan biaya Rp. 5000,-. Jadi total keseluruhan biaya yang harus kalian keluarkan adalah Rp. 20.000/orang belum termasuk parkir hehe.

Nah kalo kalian mau coba Paralayangnya, kalian akan dikenakan biaya Rp. 300.000,- sampai Rp. 450.000,-/orang. Jadi sobat jalan-jalan bisa menyiapkan uangnya, termasuk uang cash yah. Soalnya lokasi ini jauh dari Anjungan Tunai Mandiri (ATM). 

Bukit Paralayang Watu Gupit

Cantiknya langit yang mulai menguning di Bukit Paralayang Watu Gupit

Udah bukan menjadi hal yang aneh yah sobat jalan-jalan, kalau banyak diantara kita menyukai hangatnya mentari terbenam dengan warna kekuninganya yang cantik, apalagi senjanya itu ada di antara perbukitan atau pantai, pasti kita akan betah banget lama-lama menyaksikan matahari terbenam alias sunsetAbang termasuk salah satu penikmat sunset nih haha, tapi sunrise juga abang suka sih dan rela bangun pagi-pagi untuk berburu sunrise hehe, makanya kali ini abang mau merekomendasikan satu destinasi menikmati sunset yang ada di Yogyakarta, tepatya di Bukit Paralayang Watu Gupit.

Perpaduan landscape yang epic antara hutan dan pantai ~

Bukit yang memiliki ketinggian 900 mdpl ini cukup membuat kita terkagum dengan pemandangan yang ada disekitarnya. Apalagi saat senja datang, epic banget! Kenapa abang bilang epic banget? karena di Bukit Paralayang Watu Gupit memiliki perpaduan yang ciamik banget antara hijaunya perbukitan dengan syahdunya suara debur ombak serta semillirnya angin dari pantai yang ada di bawahnya. Uhh betah ~ FYI nih yaa sobat jalan-jalan, pantai yang terlihat dari Bukit Paralayang Watu Gupit itu ada empat loh yaitu Pantai Parang Endog di bagian Timur, Pantai Parangtritis sampai Parangkusumo, dan juga ada Pantai Depok yang memiliki warung-warung seafood yang terkenal. Keren banget kan?

Jalan setapak menuju puncak Bukit Paralayang Watu Gupit

Butuh waktu sekitar 3-5 menit untuk sampai di puncak dari parkiran dengan berjalan kaki. Tenang trek-nya aman kok sudah dibeton dan dibuat berundak yang penting kalian tertib aja yah, gunakan lajur sebelah kiri ketika kalian akan naik dan gunakan lajur kanan untuk kalian yang mau turun, jangan egois menggunakan kedua jalan, kasian yang lain hehe. Biasanya wisatawan baik lokal maupun mancanegara sudah mulai memenuhi landasan paralayang mulai pukul 15.00 WIB atau selepas Solat Ashar. Abang pun masih belum tau jadwal pasti kapan para atlet atau wisatwan yang mau mencoba paralayang dari Bukit Paralayang Watu Gupit ini, karena landasan ini sudah penuh dengan wisatwan yang ingin menyaksikan sunset pada sore hari.

Pemandangan wisatawan yang sudah ramai untuk menikmati sunset~

Ohiya, karena abang kemaren udah agak sore makanya sebagain tempatnya udah penuh jadi nggak dapet posisi yang bagus hehe. Tapi tetep ada didepan kok. Saran aja nih ya, kalau kalian pilih duduk di bagian depan, tolong jangan terlalu banyak beridiri yah, karena akan menggangu dan menghalangi wisatawan lain yang ingin menikmati sunset. Berfoto sesekali nggak apa-apa kok, yang penting abis itu duduk rapih kembali.

Monggo ini menu-menu yang bisa kalian pesan sambi menikmati sunset

Nah kalo kalian datang lebih awal sebenernya sebelum sampai puncak kalian melewati kursi-kursi yang sudah disedikaan untuk menikmati sunset, tapi kursi ini sebenernya milik warung-warung yang ada dibawah alias "cafe ala-ala sunset" gitu hehe.  Cuma biasanya tempat itu sudah penuh karena pasti mereka ingin menempati lokasi ini duluan hehe. Tersedia daftar makanan dan minuman disetiap mejanya, dan pas abang liat harganya pun nggak mahal kok, lumayan buat jajan-jajan lucu sambil liat matahari terbenam, apalagi sama yang terkasih, doh dunia terasa miliki berdua yang lain ngontrak wkwk

Uh, semakin sore semakin rame loh 

Btw, inget loh yah kalian diperbolehkan membawa makanan dan minuman keatas tapi tolong kesadaranya untuk membawa kembali sampah-sampah yang kalian bawa. Karena disini sudah disediakan banyak tempat sampah. Tolong jadi smart traveller yah, jangan malu-maluin!

Fasilitas

Nih baca nih yaa!

Di Bukit Paralayang Watu Gupit ini sudah tersedia lahan parkir yang cukup luas, dan kayaknya ada beberapa titik deh dengan beda pengelola gitu, tapi kalo masih bisa abang saranin untuk parkir di pintu utama bukitnya yah yang ada banyak orang jualan. Selain itu, disini juga sudah disediakan tempat ibadah (musolah), toilet, warung-warung, kursi-kursi, dan juga tempat sampah. Sebenernya ada banyak penginapan disekitaran sini buat kalian yang mau menginap dan meng-explore tempat-tempat lainnya disekitaran sini.

Tempat Wisata Terdekat

Bisa foto siluet ala-ala loh disini ~

Selain Bukit Watu Gupit abang juga merekomendasikan beberapa tempat yang ada disekitarnya untuk kalian explore, diantaranya adalah : Pantai Parang Endog, Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Pantai Depok, dan Gumuk Pasir Parangkusumo. Beberapa tempat diatas bisa menjadi alteratif liburan kalian di Yogyakarta, kalian bisa mulai start dari pagi hari dengan mengunjungi Gumuk Pasir Parangkusumo dan bermain dipantainya, lalu dilanjutkan makan siang dengan menu seafood-nya yang terkenal di Pantai Depok dan di akhiri dengan menikmati senja di Bukit Paralayang Watu Gupit. Huaa ... What a perfect day genks!

1 Comments

  1. Aku catet dulu tempatnya. Kalo kesana, sudah pasti yg aku incer paralayang dong :D. Secara aku penyuka bungee jumping, sky dive, dan segala sesuatu yg extreme :). Paralayang aku blm prnh coba soalnya. Termasuk murah banget itu biayanya. Di JKT LBH mahal.

    Btw, yg nulis pengumuman utk buang sampahnya, ga bisa mastiin dulu apa versi Inggrisnya udh bener ato blm ya :D. Takut kalo bule yg baca malah ketawa hihihi... Tapi semoga semua turis yg ksana udah sadar banget utk ga bikin kotor ya mas. Sayang temat udh cakep banget begitu kalo dikotori :(

    ReplyDelete