Catat! Ini Destinasi yang Sudah Menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru di Kabupaten Semarang


Indonesia merupakan salah satu negara yang terdampak Virus Corona (Covid-19) cukup parah di dunia. Hampir seluruh sektor di Indonesia nyaris lumpuh, salah satu sektor yang terdampak kerugian yang cukup besar akibat Covid-19 adalah sektor pariwisata. Menurut data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) hingga bulan April 2020, kerugian yang dialami sektor pariwisata terutama hotel dan restoran mencapai Rp. 85,7 Triliun akibat pandemi Covid-19. Kerugian ini akibat banyaknya destinasi wisata termasuk hotel dan restoran yang ditutup sesuai persetujuan sampai dengan kondisi pandemi Covid-19 membaik.

Baca Juga: Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru, Museum Kereta Api Ambarawa Dibuka Kembali! 

Di tengah pademi Covid-19 ini akhirnya Indonesia menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau disebut juga dengan Normal Baru (New Normal). Penerapan normal baru ini berlaku agar masyarakat Indonesia dapat tetap bekerja, belajar dan beraktivitas secara produktif di era pandemi Covid-19 ini. Normal baru ini pun mulai disosialisasikan pada sektor pariwisata, salah satu daerah yang sudah memperoleh rekomendasi uji coba operasional Era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) adalah Kabupaten Semarang. Berikut ini daftar destinasinya:

1.    Candi Gedong Songo - Bandungan

Megahnya Candi Gedong Songo - Bandungan
Sumber: Instagram @yuhdifian

Salah satu destinasi yang sudah menerapkan adaptasi kebiasaan baru adalah Candi Gedong Songo di Dusun Darum, Krajan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Tak hanya terkenal dengan keindahan lereng Gunung Ungaran yang mempesona, Kecamatan Bandungan di Kabupaten Semarang ini pun memiliki destinasi yang tiada duanya, yaitu Candi Gedong Songo.

Candi Gedong Songo merupakan candi Hindu dan situs sejarah yang ada di Kabupaten Semarang. Candi Gedong Songo ini memiliki sembilan bangunan yang memanjang ke arah atas bukit. Ini salah satu keunikan dari Candi Gedong Songo, bentuk bangunanya tidak terpusat seperti candi Hindu pada umumnya. Selain sebagai situs sejarah, Candi Gedong Songo pun bisa menjadi wisata edukasi bagi keluarga. 
Alamat  : Dusun Darum, Krajan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang,                   Jawa Tengah.
Jam Buka : 06.30 – 18.00 WIB.
HTM         : Rp. 6.000,- (Wisnus > 5 tahun) dan Rp. 50.000,- (Wisman).

2.  Bukit Cinta Rawa Pening - Banyubiru

Indahnya Bukit Cinta Rawa Pening di Banyubiru
Sumber: Instagram @phipo_fcb

Destinasi berikutnya yang sudah menerapkan adaptasi kebiasaan baru di Kabupaten Semarang adalah Bukit Cinta Rawa Pening. Destinasi yang mulai happening berkat unggahan pengunjung di media sosial ini sudah dapat dinikmati kembali keindahannya. Tidak hanya terkenal dengan hasil unggahan pengunjung yang datang, Bukit Cinta Rawa Pening yang beralamat di Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang ini juga memiliki pemandanga alam yang menyegarkan mata dan pikiran.

Dibalik cerita Rawa Pening yang melegenda, Bukit Cinta Rawa Pening ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ada di kawasan Rawa Pening. Banyak pasangan yang akhirnya berlibur dan berfoto ria di Kawasan Bukit Cinta Rawa Pening ini. Tenang, untuk kalian yang belum memiliki pasangan, tetap bisa kesini kok, kalian bisa ajak keluarga atau teman hehe. 
Alamat       : Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa                Tengah.
Jam Buka  : 08.00 – 18.00 WIB.
HTM          : Rp. 10.000,-/Orang (Weekday) dan Rp. 15.000,-/Orang (Weekend).

3.  Museum Kereta Api Ambarawa - Ambarawa

Melihat koleksi kereta uap di Museum Kereta Api Ambarawa
Sumber: Foto Pribadi

Lanjut yuk, selanjutnya adalah Museum Kereta Api Ambarawa yang sudah mendapatakan izin uji coba operasional di era adaptasi kebiasaan baru. Selain wisata alam, Kabupaten Semarang juga terkenal dengan wisata sejarahnya, salah satunya adalah Museum Kereta Api Ambarawa. Museum yang dulunya adalah stasiun aktif kereta api namun karena sebagian jalurnya tertutup pasca erupsi Gunung Merapi ini beralamat di Jalan Stasiun No.1, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Museum Kereta Api Ambarawa ini merupakan museum yang berisi koleksi lokomotif-lokomotif uap dan tua yang ada di Jawa Tengah, kumpulan benda antik, sampai wisatawan dapat mencoba kereta api dengan Tour Ambarawa-Tuntang. Eits, nggak cuma itu, di Museum Kereta Api Ambarawa ini pun banyak tersedia spot instagramable loh. Yakin nggak mau foto-foto disini? hehe
Alamat       : Jalan Stasiun No.1, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Jam Buka : 09.00 – 15.00 WIB.
HTM          : Rp. 10.000,-/Orang.

4. Umbul Sidomukti – Bandungan

Segarnya berenang langsung dari mata air pegunungan di Umbul Sidomukti
Sumber: Instagram @caionugroz

Perjalanan kita lanjutkan ke wisata alam yang terletak di kaki Gunung Ungaran, ada yang tahu? Yes, betul sekali! Namanya adalah Umbul Sidomukti. Terletak di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut (mdpl), Umbul Sidomukti ini berlokasi di Desa Sidomukti – Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Terkenal dengan taman renang alam dengan view perbukitan nan hijau, Umbul Sidomukti sudah mendapatakan izin uji coba operasional di era adaptasi kebiasaan baru ini. Sehingga untuk wisatawan yang rindu dengan suasana pegunungan dengan udaranya yang sejuk, bisa langsung melancong kesini.

Taman renang alam merupakan salah satu  atraksi yang paling diminati oleh para wisatawan. Berenang di dinginnya air pegunungan asli dengan view pegunungan ditambah dengan wahana-wahana pendukung lainnya, membuat para pengunjung betah berlama-lama. Bahkan menurut informasi, pemandian di Umbul Sidomukti terhitung sebagai kolam renang tertinggi di Indonesia bahkan Asia.. Wow bangetkan? Yakin nih kalian nggak mau berenang disini? hehe 
Alamat       : Desa Sidomukti – Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten                         Semarang, Jawa Tengah.
Jam Buka : 09.00 – 17.00 WIB.
HTM          : Rp. 5000,-/Orang dan Rp. 25.000 – 75.000,-/Orang (Wahana).

5.    Dusun Semilir Eco Park – Bawen

Menikmati kuliner nusantara dengan spot yang instagramable di Dusun Semilir Eco Park
Sumber: Foto Pribadi

Untuk destinasi yang satu ini pasti sudah pada tahu semuanya yah, yaps namanya adalah Dusun Semilir Eco Park di Bawean. Jika kalian ke Semarang tentu belum lengkap rasanya jika belum berkujung ke destiasi ini. Dusun Semilir merupakan sebuah Eco Park yang memadukan konsep art dan modern. Terletak di Jalan Soekarno Hatta No. 49, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah  ini menggabungkan konsep yang apik antara wisata alam, pedesaan, kuliner nusantara, edukasi, sampai spot-spot nan instagramable.

Dusun Semilir Eco Park ini telah mengantongi izin uji coba operasional di era adaptasi kebiasaan baru sehingga kita aman berada disini. Di Dusun Semilir Eco Park sudah menerapkan sistem cashless, sehingga pengunjung tidak perlu membawa banyak uang tunai. Mudah bukan? Oh iya, tersedia banyak spot foto yang instagramable yang cocok untuk dibagikan ke media sosial loh. 
Alamat       : Jalan Soekarno Hatta No. 49, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa                        Tengah.
Jam Buka : Senin – Jumat, 10.00 – 19.00 WIB.
HTM          : Rp. 15.000,-/Orang (Weekday) dan Rp. 20.000,-/Orang (Weekend).

Selain lima destinasi di atas, destinasi lain di Kabupaten Semarang yang telah mendapatkan izin uji coba operasional di era adaptasi kebiasaan baru adalah:



Semua destinasi yang telah mendapatkan izin uji coba operasional di era adaptasi kebiasaan baru di Kabupaten Semarang telah menerapkan standar-standar protokol kesehatan di tempat wisata, sesuai kebijakan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yaitu Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Ramah Lingkungan (Cleanliness, Health, Safety, Environment atau CHSE). Hal ini seperti:
-       Pengecekan suhu kepada seluruh pengunjung
-       Menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun dan handsanitizer
-       Menyemprotkan disinfektan diseluruh kawasan wisata secara berkala
-       Wajib menggunakan masker
-       Menerapakan social and physical distancing (kursi dan meja)
-       Menerapkan pembatasan pengunjung

Hal ini dilakukan agar semua pengunjung merasa aman selama berwisata. Selain dari pihak pengelola, kita pun sebagai wisatawan diwajibakan mematuhi protokol kesehatan selama berada di tempat wisata, seperti:


Bagaimana teman-teman? Sudah siap untuk kembali berwisata? Jika sudah, Kabupaten Semarang dengan segala keindahannya sudah menunggu kedatangan kalian. Ingat ya, selalu terapkan MAS JAJA CUCITA (Pakai MASker, Selalu JAga Jarak, dan Sering-sering CUCI TAngan). Stay safe and stay health ~

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Lomba Blog “Wisata Kabupaten Semarang Di Era Adaptasi Kebiasaan Baru” Info lebih lanjut kunjungi website www.kabsemarangtourism.com

0 Comments